Tentang BKKHI « Indonesia Biosafety Clearing House

Mengenai BKKH Indonesia Apa itu BKKH? Keamanan hayati yang lebih populer dengan istilah ‘biosafety’ merupakan salah satu isu yang dikaji dan diputuskan untuk diperhatikan pada Konvensi Keanekaragaman Hayati. Isu ini kemudian berhasil dikembangkan menjadi suatu protokol global yang disebut sebagai Protokol Cartagena tentang Keamanan Hayati yang disepakati pada bulan Desember 1999 di Montreal, Canada. Balai […]

Regulasi « Indonesia Biosafety Clearing House

UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN TERKAITUndang-Undang Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup [ Isi UU ]UU No. 14 tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik [ Isi UU ] Peraturan Menteri pertanian No. 67 tahun 2006 tentang Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Tanaman [ Isi Peraturan] Peraturan Menteri Pertanian No . 37/Permentan/OT.140/8/2006 Tentang Pengujian, Penilaian, […]

Protokol Cartagena « Indonesia Biosafety Clearing House

Latar Belakang dan Tujuan Indonesia telah meratifikasi Konvensi Keanekaragaman Hayati (KKH) dengan Undang-undang Nomor 5 tahun 1994. Dalam KKH diatur ketentuan mengenai keamanan penerapan bioteknologi modern yaitu dalam klausul Pasal 8 huruf (g), Pasal 17, dan Pasal 19 ayat (3) dan ayat (4), yang mengamanatkan penetapan suatu Protokol untuk mengatur pergerakan lintas batas, penanganan dan […]

PENDAHULUAN « Indonesia Biosafety Clearing House

I. PENDAHULUAN   Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong peningkatan penelitian dan pengembangan bioteknologi yang mampu menghasilkan organisme hasil modifikasi genetik yang biasa dikenal dengan produk rekayasa genetik (PRG) yang dimanfaatkan di bidang pangan, pertanian, kehutanan, farmasi maupun industri. Produk rekayasa genetik ini mengandung risiko yang dapat menimbulkan dampak merugikan terhadap lingkungan dan […]

National Database « Indonesia Biosafety Clearing House

The Biosafety Clearing-House (BCH) is a mechanism set up by the Cartagena Protocol on Biosafety to facilitate the exchange of information on Living Modified Organisms (LMOs) and assist the Parties to better comply with their obligations under the Protocol Now, BCH Database concerning with biosafety issues in Indonesia can be accessed from our national website […]

Kontak Kami « Indonesia Biosafety Clearing House

Balai Kliring Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetik (BKKH PRG) Asisten Deputi Keanekaragaman Hayati dan Pengendalian Kerusakan Lahan Deputi Bidang Pengendalian Kerusakan Lingkungan dan Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Jalan D.I Panjaitan Kebon Nanas Jakarta 13410 Indonesia Kotak Pos 7777 JAT 13000 Phone : 62-21-8517148/62-21-8580067-69 (operator) Fax : 62-21-8517147 Email : admin@indonesiabch.org

Instansi Terkait « Indonesia Biosafety Clearing House

Pusat Perijinan dan Investasi (ijin pemasukan benih)Alamat : Jl. Harsono RM No. 3 Ragunan, Jakarta Selatan 12550Tlp/fax : (021)78839619 Website : http://setjen.deptan.go.id/ppi Badan Litbang Pertanian (OKN untuk ijin penelitian dan sekretariat KKH sampai KKH baru berdasarkan PP 21 terbentuk) ) Alamat : Jl. Ragunan 29 Pasar Minggu Jakarta Selatan 12540, Indonesia Telp : (021) 7806202 Fax […]

Focal Point « Indonesia Biosafety Clearing House

Ir. Antung Deddy Radiansyah, MP Biosafety Clearing-House Focal Point Assistant Deputy Biodiversity and Land Degradation Control Ministry of Environment A Building 6th Floor, Jl. DI Panjaitan Kav. 24 Kebon Nanas Jakarta Timur, 13410 Indonesia Email: antungdeddy@yahoo.com Ir. Arief Yuwono, MA Cartagena Protocol on Biosafety National Focal Point Emergency Measures (Article 17) Contact Point CBD National […]

Dasar Hukum « Indonesia Biosafety Clearing House

Pasal 21  KKH menugaskan BKKH untuk mengumumkan ringkasan hasil pengkajian PRG yang dilakukan oleh TTKH kepada publik melalui media massa baik cetak maupun elektronik dan berita resmi KKH selama 60 (enam puluh) hari sejak diterimanya kajian teknis dari TTKH. Selama jangka waktu pengumuman sebagaimana dimaksud pada ayat (1), masyarakat mempunyai kesempatan untuk memberikan tanggapan secara […]

Surat Keputusan « Indonesia Biosafety Clearing House

I. PENDAHULUAN   Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong peningkatan penelitian dan pengembangan bioteknologi yang mampu menghasilkan organisme hasil modifikasi genetik yang biasa dikenal dengan produk rekayasa genetik (PRG) yang dimanfaatkan di bidang pangan, pertanian, kehutanan, farmasi maupun industri. Produk rekayasa genetik ini mengandung risiko yang dapat menimbulkan dampak merugikan terhadap lingkungan dan […]